PROGRAM KOPERASI

Program Prioritas untuk Pemberdayaan Anggota dan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan.

Kebun Kopi Rakyat

Program pengembangan budidaya kopi robusta berbasis lahan anggota melalui kemitraan antara investor dan kelompok tani hutan (KTH).

A lush coffee plantation with farmers tending to coffee plants in a village setting.
A lush coffee plantation with farmers tending to coffee plants in a village setting.
Pembibitan Tanaman Unggul

Penyediaan bibit unggulan berkualitas untuk mendukung produktivitas lahan dan kebutuhan penanaman koperasi.

Kerja sama strategis dengan perusahaan untuk mendukung penanaman sosial, rehabilitasi lahan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kemitraan TJSL/CSR

KEBUN KOPI RAKYAT

Kebun Kopi Rakyat merupakan program strategis KPPST untuk menjawab permasalahan mendasar yang dihadapi masyarakat desa hutan, yaitu sistem pertanian subsisten yang berproduktivitas rendah, keterbatasan modal usaha tani, serta penurunan kualitas ekologi akibat berkurangnya tutupan vegetasi di kawasan HKm Desa Cikarae Thoyyibah. Kondisi ini menyebabkan penggarap sulit meningkatkan pendapatan, sementara kawasan hutan mengalami degradasi akibat pola budidaya yang tidak terarah.

Sebagai solusi, KPPST mengembangkan model agroforestri kopi yang memadukan peningkatan ekonomi rakyat dengan pemulihan fungsi ekologis hutan. Tahap awal akan dilaksanakan pada lahan 50 hektare dengan target penanaman 100.000 pohon kopi robusta pada Desember 2025 – Januari 2026. Seluruh proses pengelolaan mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, hingga pencatatan digital ditopang oleh pendampingan teknis koperasi dan kemitraan kehutanan agar hasil lebih produktif dan akuntabel.

Program ini dirancang sebagai kolaborasi multipihak antara KPPST, kelompok tani hutan, mitra TJSL/CSR, dan sektor swasta untuk menyediakan pembiayaan ramah lingkungan, memperkuat rantai nilai kopi, serta membuka akses pasar hijau. Dengan kontribusi nyata terhadap SDGs dan prinsip ESG, Kebun Kopi Rakyat berfungsi sebagai model konservasi produktif: memulihkan tutupan vegetasi, meningkatkan kapasitas petani, dan menciptakan ekonomi desa yang tumbuh secara berkelanjutan.

KEMITRAAN TJSL/CSR

Ringkasan program kemitraan TJSL/CSR yang dirancang untuk menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara terukur bagi perusahaan mitra.

Koperasi Produsen Pada Suka Thoyyibah (KPPST) telah berkembang menjadi salah satu mitra pelaksana TJSL/CSR yang terpercaya di wilayah Sukabumi, terutama pada sektor kehutanan sosial, agroforestri, dan pembangunan ekonomi masyarakat desa hutan. Dengan pengalaman mengelola berbagai program penanaman sosial, pemulihan ekosistem, serta pendampingan petani di kawasan HKm seluas 397 hektare, KPPST memahami secara mendalam tantangan struktural yang dihadapi masyarakat desa hutan—mulai dari pertanian subsisten, produktivitas lahan yang rendah, keterbatasan modal, hingga menurunnya tutupan vegetasi akibat tekanan ekonomi. Pendekatan koperasi yang berbasis data, inklusif, dan memprioritaskan akuntabilitas menjadikan KPPST mitra yang mampu menerjemahkan mandat TJSL perusahaan menjadi program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Melalui pengalaman tersebut, KPPST menawarkan beragam program TJSL/CSR yang dapat dirancang secara tailor-made sesuai kebutuhan perusahaan. Portofolio program mencakup rehabilitasi hutan dan peningkatan tutupan vegetasi; penanaman sosial untuk komoditas unggulan seperti alpukat, durian, pala, kopi, dan cabai; penguatan ekonomi petani melalui pelatihan budidaya modern, manajemen usaha tani, serta literasi keuangan; pengembangan rantai nilai komoditas dari hulu hingga hilir; pembangunan infrastruktur produktif seperti jalan usaha tani, sistem irigasi kebun, dan fasilitas pascapanen; hingga program pemberdayaan perempuan dan pemuda tani. Seluruh inisiatif tersebut dirancang untuk menghasilkan dampak yang terukur, baik melalui indikator sosial, ekonomi, maupun ekologis, sehingga selaras dengan standar ESG dan target SDGs perusahaan mitra.

Setiap kemitraan yang dibangun KPPST selalu dilandasi prinsip transparansi, pelaporan yang akuntabel, serta mekanisme monitoring–evaluasi berbasis data lapangan. Perusahaan mitra mendapatkan jaminan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan pada program TJSL/CSR dioptimalkan untuk menciptakan nilai keberlanjutan yang nyata—baik berupa peningkatan pendapatan petani, pemulihan lahan semi-kritis, penguatan kelembagaan lokal, maupun pembentukan ekosistem ekonomi hijau yang bertahan dalam jangka panjang. Dengan kapasitas kelembagaan yang kuat, kedekatan sosial dengan masyarakat penggarap, serta pemahaman teknis terhadap lanskap HKm, KPPST siap menjadi mitra strategis bagi perusahaan yang ingin menghadirkan dampak TJSL/CSR yang efektif, terukur, dan memiliki nilai keberlanjutan jangka panjang.